Motivator Indonesia, Ippho Santosa, Motivator Indonesia Terkenal Terbaik, Motivator Indonesia Asia

Motivator Indonesia Terkenal, Motivator Indonesia Muda, Motivator Indonesia Terbaik Murah

Di seminar motivasi kerja atau seminar motivasi diri, kadang saya mengajak semua peserta untuk mempelajari kekuatan-kekuatan besar yang berasal dari dalam (inner) dan tidak terlihat (invisible)
Motivator-Indonesia-Terkenal-Motivator-Indonesia-Muda-Motivator-Indonesia-Terbaik-Murah
Niat, visi, persistensi, konsistensi, cinta, kesetiaan, kebahagiaan, keimanan, dan keikhlasan, adalah kekuatan-kekuatan besar yang berasal dari dalam dan tidak terlihat, namun sangat menentukan apa-apa yang kemudian terlihat. Betul apa betul?

Contoh saja, sewaktu Anda mengamati gedung perkantoran yang megah atau lobi kantor yang mewah, ingatlah itu semua berawal dari visi seseorang. Ini adalah sesuatu yang sifatnya dari dalam dan tak terlihat. 

Motivator-Indonesia-Terbaik-Murah-Motivator-Indonesia-Terkenal-Motivator-Indonesia-Muda

Terus, apa dampaknya bagi kita? Yah, kalau kita ingin mengubahi dan membenahi sesuatu, yah mulailah dari dalam. Demikianlah, semua yang outer dan visible, berasal dari inner dan invisible di mana ini jauh lebih kuat.

Motivator-Indonesia-Muda-Motivator-Indonesia-Terbaik-Murah-Motivator-Indonesia-Terkenal

Lantas, siapa orang yang dapat membantu Anda untuk melihat sesuatu yang inner dan invisible ini? Tidak lain, orang itu adalah pasangan Anda dan mentor Anda. 

Sepengalaman saya, dua orang inilah yang benar-benar membantu Anda untuk melihat sesuatu yang inner dan invisible ini. Pertanyaan saya, sudahkah Anda memilikinya?

Sekian dari saya, Ippho Santosa. Motivator Indonesia





Berita:
Seminar Motivasi di Solo.
Seminar Motivasi di Jogja.
Seminar Motivasi di NTT.
Seminar Motivasi di Pekanbaru.
Seminar Motivasi di Hong Kong.

Motivator Indonesia Muslim, Motivator Indonesia Islami, Motivator Indonesia Terkenal

Hanya sedikit orang yang menyukai hari Senin.
Terutama karyawan. Hehehe.

Maka, inilah seruan saya pagi ini:
“Ayo kerja! Jangan manja!”
“Ayo kerja keras! Jangan malas!”

Memang, ular dan burung saja dijamin rezekinya. Apalagi manusia. Apalagi orang beriman. Apalagi orang beramal. Namun itu semua bukanlah alasan bagi kita untuk bermalas-malasan. Tetaplah bekerja keras. ( Motivator Indonesia )

Kemarin di seminar ‘Rezeki Tak Disangka-Sangka’ saya bersama Nasrullah (pelopor property syariah), Shamsi Ali (imam dari New York), dan Peggy Melati (inspirator hijrah) berbagi ilmu serta pengalaman. Sayang sekali mereka yang tidak ikutan seminar ini. Di tengah acara, hadir juga Sandiaga Uno (orang terkaya urutan ke-47) dan Muhammad Assad (penulis Notes from Qatar).

Motivator-Indonesia-Muslim-Motivator-Indonesia-Islami-Motivator-Indonesia-Terkenal


Kami bicara soal banyak hal, mulai dari positive energy, attitude ketika dipecat, attitude ketika krisis, merintis bisnis, sampai dakwah di 20-an negara. Satu poin yang kami sadari bersama, tak mudah mengelola bisnis dan mengelola orang. Sandiaga Uno kemudian berkisah tentang pengalamannya mengelola 50.000 karyawan di bisnisnya sendiri.

Saat pemerintah menyerukan, “Kerja, kerja, kerja,” saya tambahkan dengan seruan, “Positif, positif, positif.” Kenapa? Begini. Ketika hati berada di zona yang positif (good mood), itu akan lebih mudah menarik rezeki yang tidak disangka-sangka. Pekerjaan seperti dimudahkan. Atasan dan bawahan tidak sesulit yang dibayangkan. Urusan-urusan kelar lebih cepat daripada yang diperkirakan. Anda pernah mengalaminya?

Dan masih banyak lagi tips-tips lain terkait rezeki yang tidak disangka-sangka. Kapan-kapan kita bahas. Shamsi Ali juga berkisah tentang pengalamannya, yang dulu cuma anak kampung di Sulawesi Selatan, tahu-tahu sekarang menjadi imam di ‘ibukota dunia’ yakni New York. Itu juga rezeki yang tidak disangka-sangka.

Imam yang sangat dekat dengan Jusuf Kalla, Michael Bloomberg, dan Bill Clinton ini lalu menggunakan posisinya ini untuk membangun dialog demi dialog dengan berbagai kalangan. Termasuk di gedung PBB. Dan pelan-pelan masyarakat Barat mulai mengenal wajah damai Islam yang salah satu wasilahnya melalui Shamsi Ali.

Yakinlah, rezeki tak pernah bergerak linier alias lurus-lurus saja. Akan selalu ada pertolongan dan rezeki yang tidak disangka-sangka. Bagi siapa? Bagi mereka yang sudah pantas dan selalu memperbaiki diri. Sekian dari saya, Ippho Santosa. Follow @ipphoright.



Untuk mengundang Ippho Santosa dalam seminar motivasi sukses, klik www.ippho.com

Motivator Indonesia Terkenal, Motivator Indonesia, Motivator Indonesia Asia, Motivator Indonesia Terbaik

Di seminar motivasi pegawai atau seminar motivasi kerja di BUMN, saya sebagai motivator Indonesia sering mengingatkan peserta soal uang.

Uang memang menarik, penuh rona. Walhasil, orang-orang pun mudah terpana dan terpesona, bahkan terlena.

Motivator-Indonesia-Terkenal-Motivator-Indonesia-Motivator-Indonesia-Asia-Motivator-Indonesia-Terbaik

Padahal...

Rezeki bukan sekedar uang.
Sekali lagi, bukan.

Yang namanya kesehatan, jodoh, guru, dan sahabat, itu pun rezeki. Bahkan melebihi uang alias tak ternilai. Right? Tanpa kita sadari, justru dengan hadirnya kesehatan, jodoh, guru, dan sahabat ini, kita dimudahkan mencari dan dicari uang.

Ketika diberi uang dan banyak, kita menyebutnya rezeki. Lalu kita pun bersyukur. Sampai-sampai kita terharu. Lha, saat diberi kesehatan, jodoh, guru, dan sahabat, sudahkah kita bersyukur? Benar-benar bersyukur? Jleb!

Syukuri keberadaan guru dan sahabat kita. Salah satu caranya, dengan mendoakan mereka secara diam-diam. Saya ulang, secara diam-diam. Dengan cara ini, malaikat pun 'tak dapat menahan dirinya' untuk mendoakan kita. Insya Allah, itu nyata.

Pengalaman saya, seminar se-Indonesia, terutama di seminar nasional, topik tentang uang selalu menyita perhatian. Buku dan seminar adalah cara saya untuk menjelaskan kepada mereka, ternyata ada hal-hal yang jauh lebih berharga daripada uang. Saya berharap seminar proposal terkait rezeki ini bisa diterima di mana-mana.

Sekian dari saya, Ippho Santosa.





Untuk mengundang Ippho Santosa dalam in-house seminar, klik www.ippho.com

Motivator Indonesia Terkenal Asia, Motivator Indonesia Terbaik, Motivator Indonesia Muda

Di seminar motivasi pegawai atau seminar motivasi pekerja, saya sebagai motivator Indonesia sering mengingatkan peserta soal berbagi dan tumbuh bersama.

Motivator-Indonesia-Muda-Motivator-Indonesia-Terkenal-Asia-Motivator-Indonesia-Terbaik

Berbagi diyakini bisa membawa sederet kebaikan. Sebut saja, sedekah,

Sedekah kok bisa menola bala? Yah, bisa. Karena dari satu kebaikan terus tumbuh hingga 700 kebaikan. Nah, 700 kebaikan inilah yang kemudian ‘menahan’ bala, sehingga tidak jadi menimpa kita.

Sedekah juga bermakna tumbuh bersama. Pesan saya kepada karyawan-karyawan saya, "Perusahaan hanya bisa maju jika seluruh karyawan mau tumbuh bersama. Bukan jalan sendiri-sendiri."

Kadang, kita suka bicara yang muluk-muluk. Sebut saja, ingin memakmurkan Indonesia atau ingin memajukan umat. Yah, boleh-boleh saja. Namun hendaknya kita mulai dari yang terkeciiiiil. Dari mana? Dari rumah kita, dari kantor kita. 

Maksudnya, dari orang-orang bekerja dengan kita. Misal, asisten rumah (PRT), babysitter, office boy, dansupir. Dream boleh besar. Action mulai dari yang terkecil. Dan dari situlah kasih-sayang hendaknya diulurkan. Right?  

Motivator-Indonesia-Terbaik-Motivator-Indonesia-Muda-Motivator-Indonesia-Terkenal-Asia



Saya berharap seminar proposal terkait berbagi dan tumbuh bersama dapat diterima di mana-mana. Insya Allah, kata Maher Zain. 





Untuk mengundang Ippho Santosa dalam in-house seminar, klik www.ippho.com

Motivator Indonesia Asia, Motivator Indonesia Terkenal, Motivator Indonesia Ippho Santosa

Seminar motivasi atau training motivasi diharapkan menjadi salah satu momentum perubahan bagi banyak orang. Salah satu motivator terbaik dunia adalah Tony Robbins. Alhamdulillah saya pernah mengikuti seminarnya di Australia, bahkan diajaknya naik ke panggung, lalu makan siang bareng. Ya, bersama peserta pilihan lainnya.
Motivator-Indonesia-Asia-Motivator-Indonesia-Terkenal-Motivator-Indonesia-Ippho-Santosa

Namun, sebuah insiden pernah terjadi di seminar motivasi dari Tony Robbins. Lebih dari 30 orang mengalami luka bakar saat mengikuti seminarnya. Mereka mengalami luka bakar dalam berbagai tingkatan, setelah motivator berusia 50-an tahun itu mengajak hadirin berjalan di atas bara api, sebagai latihan menghadapi rasa takut.

Bara api tersebut ditebar Tony Robbins di luar Gedung Pertemuan Kay Bailey, Texas, Amerika Serikat, sebagai rangkaian seminar empat harinya yang bertajuk ‘Unleash The Power Within’. Panitia memaparkan kira-kira 7.000 orang ambil bagian dalam aksi tersebut dan hanya lima orang yang dilarikan ke rumah sakit karena meminta perawatan lebih lanjut. Ini sebagaimana dikutip Belfast Telegraph, pertengahan 2016.

Salah satu peserta, Jacqueline Luxemberg, menerangkan beberapa orang tidak berkonsentrasi penuh saat berjalan di atas bara api, karena mereka sibuk selfie dan meminta orang lain merekam aksinya. Petugas pemadam kebakaran mengatakan korban luka dirawat dalam satu unit bus yang terparkir di luar gedung. Sisanya dilarikan ke rumah sakit dengan ambulans atau dirawat di bagian belakang gedung pertemuan.

Insiden tersebut jarang sekali terjadi di seminar Tony Robbins. Insiden terakhir terjadi pada 2012 di San Jose, California. Semoga berita ini tidak menyurutkan semangat Anda untuk mengikuti seminar atau pelatihan SDM manapun. Motivator Indonesia

Seminar Motivasi Pendidikan, Motivator Indonesia Terkenal, Motivator Indonesia Terbaik

Di seminar motivasi pendidikan, saya sebagai motivator Indonesia sering mengajak peserta untuk memiliki mental pemenang. Berusaha berpikir positif. Niscaya akan beruntung.

Alhamdulillah sejak 2010 sampai sekarang, di berbagai kesempatan saya membawakan seminar 7 Keajaiban Rezeki bareng Ary Ginanjar, Syafi’i Antonio, Aa Gym, Sandiaga Uno, Tung Desem Waringin, Bong Chandra, Merry Riana, Nurhayati Subakat (pemilik Wardah), Darnelly Guril (pemilik Arminareka), Heppy Trenggono, Habiburrahman El-Shirazy, Jamil Azzaini, dan lain-lain.

Seminar-Motivasi-Pendidikan-Motivator-Indonesia-Terkenal-Motivator-Indonesia-Terbaik

Sebagai pembicara seminar, kesempatan ini merupakan nikmat tersendiri bagi saya. Satu hal yang sering saya bahas di seminar adalah soal mental pemenang. Dalam keseharian, mereka yang bermental pemenang kadang bersikap terbalik. Dan rupa-rupanya ini malah menjadi motivasi sukses bagi mereka. Positif.

Misalnya saja:

- Sakit, tapi masih bisa tersenyum.

- Gagal, tapi masih bisa bahagia.

- Bangkrut, tapi masih bisa bersyukur.

- Miskin, tapi masih mau berbagi.

Motivator-Indonesia-Terbaik-Seminar-Motivasi-Pendidikan-Motivator-Indonesia-Terkenal

Memang tidak mudah, tapi bisa!

Kita, orang Indonesia, harus bisa!

Seminar Motivasi Bisnis, Motivator Indonesia Terkenal, Motivator Indonesia Terbaik

Di seminar motivasi bisnis atau seminar motivasi wirausaha, seorang peserta nyeletuk, "Apalah arti sebuah nama?"

Menurut saya, sangat berarti. Shakespeare was wrong!

Tersebutlah:
Desa Timbun Tulang di Kalsel.
Desa Pocong di Bangkalan.
Desa Toket di Madura.
Desa Tutup di Blora.
Desa Kebocoran di Banyumas.
Dusun Koplak di Sleman.

Hehehe...

Seminar-Motivasi-Bisnis-Motivator-Indonesia-Terkenal-Motivator-Indonesia-Terbaik
Motivator Indonesia Terbaik, Terkenal Ippho Santosa
 
Mungkin Anda kaget mendengar nama-nama di atas. Tapi itu beneran ada. Nyata. Nggak mengada-ngada.

Apalah arti sebuah nama? Itu kata sebagian orang. Namun tidak demikian dalam bisnis, terutama dalam marketing. Sebagai motivator bisnis, saya tidak pernah main-main soal nama.

Segala image, spirit, dan visi yang akan dibangun, bermula dari sebuah nama. Sekali lagi, bermula dari sebuah nama.

Go-Jek
Net TV
Indomie
Facebook
Twitter

Jelas, mereka tidak sembarang dalam memilih nama. Apa image, spirit, dan visi mereka, tersirat dari nama mereka. Saya juga berharap Anda tidak sembarang dalam memilih nama atau merek. Entah itu dalam keluarga atau dalam bisnis.

Selain mencerminkan image, spirit, dan visi, hendaknya nama juga mudah ditulis (writable) dan mudah disebut (speakable). Kalau serba sulit, maka akan memperlambat viral di media sosial. Masih banyak syarat lainnya. Kapan-kapan kita bahas.